Artikel
No Comments Ide tentang Uang
Suatu hari dalam pelatihan bacakilat di mana para peserta sedang mempraktikkan langkah-langkah bacakilat, saya dan salah seorang mentor bacakilat, (mentor bacakilat adalah alumni bacakilat yang passionate untuk membantu dan mendampingi peserta untuk bisa menguasai bacakilat dengan baik), bernama Hendra Hu, kebetulan beliau juga seorang pengusaha besar, terlibat percakapan menarik.
Tiba-tiba beliau berkata kepada saya, ada sebuah cerita menarik tentang uang. Suatu hari seorang bule pergi ke sebuah desa dan menginap di sebuah losmen. Karena peraturan lokal losmen tersebut mengharuskan tamu untuk ,emberikan deposito, maka si Bule memberikan $100 kepada pemilik losmen. Dan akan mengambil uang itu kembali ketika keluar nanti.
Di sini cerita mulai menarik, dengan uang deposit $100 ini pemilik losmen mengunjungi sahabatnya, penjual daging, ia membayar hutangnya selama ini, sebesar $100 kepada penjual daging. Lunaslah hutang pemilik Losmen kepada penjual daging.
Penjual daging ini lalu menemui teman baiknya, penjual sayur, ternyata penjual daging memiliki hutang yang sudah menumpuk kepada penjual sayur, sebesar $100. Dengan uang yang dibayarkan oleh pemilik Losmen, maka lunas pulalah hutang si penjual daging ke penjual sayur.
Sekarang uang $100 sudah ada di tangan penjual sayur, ia teringat hutangnya yang sudah 2 tahun belum dilunasi ke penjual sepeda, kebetulan juga sebesar $100 dollar. Nah, tanpa pikir panjang karena mendapatkan “rejeki nomplok” ia langsung membayar hutangnya kepada penjual sepeda di desanya. Ia pun sangat lega karena sudah tidak punya hutang lagi kepada sahabatnya.
Begitu uang $100 dollar ini sampai ke tangan penjual sepeda, ia bertemu dengan pemilik Losmen yang sedang mencari uang untuk bisa mengembalikan $100 uang deposit tamunya. Ia pun terinhat akan piutangnya kepada penjual sepeda untuk memulai bisnis barunya, karena teman baik, ia sudah lama sekali belum berani menagih piutangnya, karena sudah kepepet, ia pun iseng meminta pelunasan dari penjual sepeda. Sahabatnya ini pun lanhsung membayar hutangnya dengan uang $100 yang didapatkan dari penjual sayur.
Keesokan harinya, tamu losmen pun check out melanjutkan perjalanannya, dan menarik kemabli uang $100 yang ia depositkan. Tanpa mengetahui uangnya itu telah melunasi hutang-hutang yang ada di desa itu. Bagi para penduduk desa, hutang mereka terbayar tanpa harus mengeluarkan uang seperser pun dari kantong mereka.
Saya terkesan dengan cerita ini, seorang bijak yang sukses, Brad Sugars mengatakan uang adalah ide yang didasari dengan kepercayaan diri (akan ide tersebut). menurut Anda, uang itu adalah apa? Apa yang ada dalam pikiran Anda tentang uang?