Nov 8, 2011 - Artikel    1 Comment

Kehilangan Tujuan

Baru-baru ini ketika saya mengunjungi tempat fitness reguler saya untuk berenang, saya kembali disadarkan pada sebuah pesan penting dalam hidup. Jangan pernah kehilangan tujuan atau tidak bisa melihat tujuan.

Saat saya sedang asyik berenang, tiba-tiba terpikirkan untuk berenang terbalik, tubuh menghadap langit-langit kolam renang indoor tersebut. Saya mulai berenang terbalik dari satu ujung ke ujung lainnya. Karena yang bisa mendorong saya berenang hanyalah sominan gerakan kaki, proses renang menjadi lebih lambat dari biasanya. Setelah sekitar hampir satu menit saya menikmati berenang terbalik ini saya mulai berpikir, sudah mau sampai belum ya?

Rasanya sudah mau sampai deh. Saya mulai sedikit bingung karena sama sekali tidak bisa mlihat ujung kolam renang yang sedang saya tuju. Saya mulai mempersiapkan diri untuk mencapai tepi kolam, saya memposisikan tangan kanan saya lurus mendahului kepala saya, agar jika saya sudah sampai tepi, saya tidak menabrakkan kepala saya. Sejumlah waktu berlalu, rasanya sudah lama, dan belum sampai juga. Tidak ada patokan kemajuan saya mencapai tepi kolam. Yang ada hanya merasa sudah cukup jauh dan cukup lama. Saya memutuskan untuk melanjutkan sebentar lagi.

Namun, hati saya semakin bingung dan gundah, ini sudah mau sampai atau belum, proses renang pun menjadi tidak begitu stabil, tadinya saya bisa bergerak dengan mudah dan lurus, dengan wajah terapung dan tidak diperngaruhi oleh air, sekarang menjadi berantakan dan mulai kena air, napas pun menjadi kacau. Proses berenangnya menjadi aneh, dan tidak menyenangkan. Tanpa sengaja, saya terminum sedikit dan mengacaukan semua pola napas dan renang saya, akhirnya terpaksa saya membalikkan tubuh saya, dan tebak, apa yang saya lihat?

Tujuan saya, tepi kolam yang ingin saya tuju itu ternyata masih sejauh 4 meter lagi. Bukan sebuah jarak yang tidak bisa saya capai dengan mudah. Saya mudah mondar-mandir berenang berkali-kali mencapai tepi demi tepi tanpa kesulitan atau kelelahan sama sekali. Tapi ketika saya tidak tahu tujuan saya ada di mana, sudah bagaimana perkembangan yang saya hasilkan, saya tidak tahu menahu sama sekali sekarang. Saya hanya tahu, sudah jauh, mestinya sudah mau sampai.

Alangkah kecewanya saya ketika mengetahui ternyata masih ada 4 meter lagi. Akhirnya dengan cara berenang biasa saya menyelesaikan 4 meter terakhir itu dengan perasaan yang sangat disayangkan. Peristiwa ini mengingatkan saya pada diri saya untuk tidak kehilangan tujuan sama sekali, pegang teguh tujuan, ketahui perkembangan maka semangat pun akan semakin mengalir.

Ingat kembali saya tidak meletakkan tujuan saya 5 cm di depan saya. Seperti yang dibahas dengan luar biasa dalam novel 5 cm. Saya juga ingat ada pengaruh kejelasan terhadap perkembangan kita. Dalam sebuah pelatihan yang dibimbing oleh Bapak Andrias Harefa, kami diminta untuk mengangkat satu kaki dan bertahan selama mungkin. Lalu untuk kedua kalinya, kami diminta untuk melakukan hal yang sama, namun dengan mata tertutup, apa yang terjadi? Paling lama hanya bisa bertahan 15 detik saja, dibanding sebelumnya yang bisa sampai hitungan menit.

Ketika mata tertutup, tidak melihat adanya perkembangan, tujuan, maka kami pun kehilangan kejelasan. ketika itu terjadi, semua energi untuk bertahan, terus melakukan hal yang perlu dilakukan pun seolah merembes begitu saja seperti air yang terserap ke dalam pasir kering. Kami merasa tidak ada lagi kekuatan keseimbangan atau kekuatan untuk bertahan, satu detik lagi sekalipun tidak sanggup rasanya.

Sama seperti proses berenang tadi, secara logika saya sama sekali bukan tidak sanggup untuk menyelesaikan 4 meter itu, namun karena tidak ada kejelasan tinggal berapa meter lagi, mendadak fokus, keseimbangan, tenaga untuk maju pun hilang.

Pelajaran saya hari itu adalah kembalikan tujuan ke depan pandanganku. Terima kasih karena sudah membaca tulisan ini.

Selamat mencapai tujuanmu teman.

1 Comment

  • nice,so inspirative,,sy jd ingat betapa banyak waktu yang sy sia2 kan dengan berprinsip everything’s gonna be ok! / biarkan mengalir…kita emg ga boleh kehilangan tujuan n fokus,,,trims

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!