Agus Setiawan

Penulis, Trainer, Entrepreneur

Tidur atau Mati

Apa yang sering kali Anda korbankan ketika sedang sibuk, pekerjaan menumpuk? Ya, mayoritas orang akan menjawab waktu tidurlah yang dikorbankan. Dikurangi untuk menyelesaikan pekerjaan di depan mata, atau untuk mengejar impian.

Untuk menyelesaikan tugas atau menjalankan aktifitas yang padat Anda membutuhkan energi yang cukup. Istirahat atau tidur adalah cara paling efektif untuk memulihkan energi sehingga Anda bisa melakukan aktivitas dengan baik.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Chicago University pada beberapa ekor tikus. Setiap kali tikus itu mau tidur, dilakukan interfensi sehingga tikus tidak bisa tidur. Beberapa hari kemudian tikus-tikus ini mulai mengkonsumsi makanan lebih banyak dari biasanya. Diperkirakan untuk mengatasi kekurangan energi yang terjadi karena tidak tidur. Dalam kurun waktu seminggu tikus mulai stress dan menggaruk-garuk dirinya dan rambut pun mulai rontok, dan timbul luka yang tidak kunjung sembuh. Hari ke tujuh belas sampai dua puluh tikus-tikus itu mati.

Pada manusia, ada orang yang memecahkan rekor karena berhasil tidak tidur selama 19 hari sekaligus. Keberhasilannya itu dibayar pula dengan kerusakan pada organ-organ tubuhnya. Mata, otak yang menyebabkan mentalnya terganggu. Apakah berharga mengurangi waktu tidur? Saat Anda tidak tidur, tubuh juga tidak memproduksi melatonin yang berfungsi untuk mengistirahatkan organ tubuh. Salah satu akibat kekurangan tidur adalah perut yang buncit. Karena tubuh tidak diberikan waktu untuk istirahat dan mencerna makanan dengan benar.

Saya mengenal seorang mentor yang luar biasa, sangat passionate untuk mewujudkan impian dan membantu banyak orang. Ia mengorbankan waktu tidurnya sangat banyak, sampai suatu hari saya bertemu beliau kembali, perutnya sangat buncit seperti wanita hamil 6 bulan.

Ternyata dengan tidur, pekerjaan, pemikiran berjalan lebih baik, Anda bisa melakukan pekerjaan semakin baik dan produktivitas serta emosi pun terjaga dengan baik. Energi yang terpulihkan saat tidur itu membuat Anda segar dan waspada untuk bisa melakukan aktivitas dengan baik.

Berapa lama waktu tidur yang dikatakan cukup itu? Waktu tidur yang optimal adalah 7-9 jam pada malam hari. Dengan tidur juga kita bisa memperpanjang usia, karena organ tubuh diistirahatkan dengan baik. Bayangkan saja jika kendaraan Anda terus menerus menyala dan tidak pernah diservis, bertahan berapa lamakah kendaraan Anda? Kalau kendaraan itu ada spare part yang bisa kita ganti, bagaimana dengan tubuh kita?

Selain tidur di malam hari, untuk melakukan aktivitas dengan baik, kita juga perlu ada istirahat setiap 90 menit. Mengatur waktu dengan baik hanyalah sebagian dari jawaban untuk menibgkatkan produktivitas. Anda perlu mengatur energi dengan baik sehingga selalu optimal dalam melakukan aktivitas. Istirahat ini setelah 90 menit ini bisa berupa meditasi, relaksasi atau bisa melelapkan diri Anda 10-15 menit.

Tubuh manusia bukanlah seperti komputer yang walaupun sudah dinyalakan 24 jam pun kecepatan prosesornya masih sama, manusia perlu mengatur energi. Sudahkan Anda tidur yang cukup tadi malam?

Semoga bermanfaat.


About The Author

Comments

Leave a Reply